Arsip Kategori: Berita

Program Belajar Bahasa Arab Online BISA

image

Silahkan sebarkan info ini, untuk Indonesia Melek Bahasa Arab

📋 Informasi Pendaftaran Belajar Bahasa Arab Mudah, Menyenangkan dan Gratis Via WhatsApp 📋

Alhamdulillah sejauh ini program BISA telah menerima 5300 peserta dalam dan luar negeri, dari aceh hingga papua, dari australia hingga finlandia. Dari remaja berusia 18 tahun hingga kakek nenek berusia di atas 60 tahun. Dari petani dan pedagang hingga dokter dan doktor.  Melihat minat peserta yang begitu besar terhadap program Belajar Ilmu Sharaf (BISA) Via WhatsApp, Insya Allah pada angkatan kedelapan yang akan belajar dari 14 September 2014 sampai 2 November 2014, Kami siap menerima 3000 peserta baru untuk ikhwan dan akhawat.

Lanjutkan membaca Program Belajar Bahasa Arab Online BISA

Brigade Izzudin Al Qassam, Sejarah dan Profilnya

Blognya Masawep

“Brigade Izzudin Al Qassam” adalah cabang bersenjata Gerakan Perlawanan Islam (Hamas). Bahasa, dalam bahasa Arab “Iz” berarti dukungan, kepatuhan, atau kebanggaan, dan “Din” berarti agama. Al-Qassam dapat diterjemahkan ke sebagai pembagi. Secara historis, Izzudin Al Qassam adalah nama pelopor seorang mujahid yang mati syahid pada tahun 1935 di dekat Jenin. Al-Qassam dilahirkan di Suriah dan diusir ke Palestina untuk melawan pendudukan Perancis di Suriah dan Lebanon. Di Palestina, ia melanjutkan perjuangannya melawan pendudukan Inggris yang telah berjanji untuk membuat negara untuk orang Yahudi sebuah tanah air dengan mengorbankan penduduk.

Latar Belakang:

Pada tahun 1984 Syekh Ahmad Yassin, Dr Ibrahim Al-Maqadema, Sheikh Salah Shehada dan ikhwah lain mulai mempersiapkan pembentukan organisasi bersenjata untuk melawan pendudukan. Berkonsentrasi pada usaha mereka mendapatkan senjata untuk aktivitas perlawanan di masa depan. Namun, anggota kelompok itu ditangkap dan senjata disita. Pada saat itu, kelompok ini tidak beroperasi atas nama Hamas atau Al-Qassam Brigade.

Pada tahun 1986 Sheikh Salah Shehada membentuk jaringan sel-sel perlawanan yang disebut…

Lihat pos aslinya 550 kata lagi

Pengakuan Jujur Seorang Pendukung Jokowi

DARI PRO JOKOWI MENJADI ANTI JOKOWI
Oleh : Robert Strong

Sama seperti ratusan juta rakyat Indonesia, sebelum Tempo mengangkat isu Jokowi, Esemka dan predikat Jokowi sebagai “walikota terbaik sedunia” saya tidak mengenal Jokowi. Siapa itu Jokowi? Mengapa ada tokoh sehebat itu tapi saya tidak pernah mendengar sebelumnya? Masa saya se”kuper” itu? Kendati demikian melihat kemunculan Esemka bertepatan momentumnya dengan pemilihan gubernur DKI, maka saya sudah menduga bahwa kedatangan Jokowi ke Jakarta dengan mengendarai Esemka (katanya) adalah sebagai usaha Jokowi untuk melakukan pencitraan terselubung dan kampanye secara diam-diam.

Walaupun sudah mengetahui Jokowi sedang menunggangi Esemka untuk tujuan politiknya waktu itu saya tidak terlalu peduli karena sejak orde baru tumbang saya sudah menjadi golput dan apolitis. Tetapi ada satu hal yang waktu itu mengganjal, yaitu komentar Jokowi ketika Esemka gagal lolos uji coba pertama kali yaitu: “Seharusnya loloskan saja, ini kan demi industri mobil nasional”. Saya berpikir ini orang asal bunyi atau memang bodoh? masa meloloskan mobil yang jelas-jelas tidak lolos uji coba, yang ada harusnya produsen Esemka meningkatkan kualitas mobilnya sesuai standar yang ditetapkan bukan standar yang diturunkan mengikuti Esemka.

Sesuai dugaan akhirnya Jokowi dan Ahok bertarung di pilkada DKI, dan saya kembali golput pada putaran pertama karena menilai semua calon tidak ada yang benar. Baru setelah Foke menjalankan kampanye rasis dan SARA karena kalah pada putaran pertama itulah akhirnya saya mendukung Jokowi-Ahok dan untuk sementara menyingkirkan sikap apolitis saya dan ikut berkampanye untuk “Jakarta Baru”. Sejarah mencatat akhirnya Foke-Nara tersingkir dan Jokowi-Ahok terpilih menjadi pasangan gubernur-wakil gubernur baru DKI Jakarta.
Di hari pelantikan mereka saya berharap kali ini tidak salah memilih pemimpin, dan beberapa bulan pertama memang mereka menunjukan bahwa mungkin saja pasangan tersebut dapat menanggung harapan warga Jakarta dengan baik.

Lanjutkan membaca Pengakuan Jujur Seorang Pendukung Jokowi

OPERASI TRISULA (KENTONG BAJAK SILUMAN)

image

DETAIL SKENARIO OPERASI INTELIJEN PLAN A SUB II

Sebagai implementasi dari rencana operasi intelijen ber code Plan A sub 2, yang dikumandangkan oleh Megawati, dan dijadikan Jokowi sebagai andalan “mengejutkan” di hari menjelang pencoblosan, maka target kegiatan yang ingin dicapai oleh Tim Pemenangan Jokowi adalah melakukan Operasi TRISULA, KENTONG BAJAK SILUMAN.

Mereka telah menyebar dan membentuk markas-markas komando disetiap kabupaten dan provinsi dengan jumlah personel ratusan ribu orang untuk melakukan “pencucian data hasi penghitungan suara” dari daerah-daerah yang diidentifikasi dikuasai dan dimenangkan oleh kubu Prabowo Subianto.

Ada Tiga Tahapan yang akan mereka lakukan sebelum pembajakan kotak suara dilakukan :

Lanjutkan membaca OPERASI TRISULA (KENTONG BAJAK SILUMAN)

Sambut Ramadhan, Yang Tidak Pilih Jokowi Didoakan Rejekinya Seret

image

JOMBANG – Entah apa di benak seorang timses Jokowi saat kunjungan ke Pondok Pesantren Mambaul Maarif, Denanyar, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (28/6).
Hanya karena terlalu bersemangat mengkampanyekan jagoannya, Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur, Halim Iskandar mendoakan orang yang tidak memilih pasangan capres nomor urut 2 itu agar susah mendapatkan rezeki.

“Jangan lupa doain Jokowi jadi presiden, nomor dua, presiden rakyat lahir dari rakyat. Yang ngak milih nanti saya doain rejeki seret,” kata Halim.

Lanjutkan membaca Sambut Ramadhan, Yang Tidak Pilih Jokowi Didoakan Rejekinya Seret

Lagi-lagi Manipulasi, Antara Tidak Pernah Beritakan Dubes Palestina Dukung Jokowi

image

Jakarta (ANTARA News) – Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara tidak pernah menyiarkan berita berjudul”Rakyat Palestina Doakan Jokowi” meskipun sempat tayang melalui portal daerah Antaranews Biro Sulawesi Selatan “www.antara-sulawesiselatan.com”.

Pemimpin Redaksi LKBN Antara Akhmad Kusaeni di Jakarta, Senin mengatakan portal http://www.antara-sulawesiselatan.com diretas (spoofing) orang yang mengunggah sebuah berita seolah-olah mengutip siaran pers dari Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz N. Mehdawi.

Lanjutkan membaca Lagi-lagi Manipulasi, Antara Tidak Pernah Beritakan Dubes Palestina Dukung Jokowi

Melalui Fanpage-nya, Ustad Arifin Ilham Menyatakan Mendukung Jokowi

image

SubhanAllah walhamdulillah

setelah bermusyawarah dg Dewan Syariah Majlis Az Zikra, diantara Prof. DR. Ali Musthofa Yaqub, Prof. DR Didin Hafifuddin, Prof. DR. Habib Ahmad Al Kaff, Prof. DR Dimyati Baduzzaman, KH Abdur Rasyid Abdullah Syafiii, ustadz Muhammad Tholib (MMI), DR KH Anwar Sanusi, ustadz Ja’far Umar Tholib, DR Muslih Abdul Karim, DR Amir Faisal Fath, Buya DR Saifuddin Amsir, KH Tengku Zulkarnain, bang Debi Nasution, Abah Roudh Bahar, KH Khodamul Qudus, DR Sunandar Ibnu Nur, bang Ferry Nur, ustadz Bobby Heriwibowo, ustadz Fadlan Papua, ustadz Abi Maki.

Lanjutkan membaca Melalui Fanpage-nya, Ustad Arifin Ilham Menyatakan Mendukung Jokowi

Penyebar Berita TNI Tidak Netral Ternyata Menantu Hendropriyono

image

Panglima TNI Jenderal Moeldoko telah membantah secara tegas keterangan dari Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen Andika.

“Fakta yang sangat menarik dan silakan disimpulkan sendiri. Brigjen Andika yang memberikan keterangan keterlibatan Babinsa di Cideng yang mendukung capres tertentu, adalah menantu Jendral (purn) Hendropriyono, timses pemenangan Jokowi,” beber pengamat politik dan hukum dari The Indonesian Reform, Martimus Amin (Senin, 9/6).

Lanjutkan membaca Penyebar Berita TNI Tidak Netral Ternyata Menantu Hendropriyono

Disalahgunakan Pengganti Narkoba, 130 Obat Batuk Ditarik dari Peredaran

SEBANYAK 130 merek obat yang mengandung desktrometorfan tunggal rencanaya akan ditarik dari pasaran oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) akhir Juni 2014.
Menurut Direktur Utama Pengawasan Napza Badan POM, Dra. Sri Utami Ekaningtyas, Apt, MM, penarikan ini seharusnya sudah dilakukan sejak tahun lalu. Hanya saja, hal itu terhambat karena obat-obat itu sudah terlanjur dijual bebas di pasaran. Obat-obat ini, yang seharusnya bermanfaat untuk menekan batuk, justru dimanfaatkan untuk menggeser posisi putaw dan shabu di kalangan remaja.
“Tapi, bila setelah 30 Juni 2014 masih ada yang memproduksi atau bahkan menjual obat-obat ini, akan diberi sanksi sesuai dengan UU Kesehatan,” kata Sri Utami seperti dikutip dari Liputan6.
Berikut adalah daftar obat yang mengandung desktrometorfan tunggal yang akan ditarik dari pasaran; Lanjutkan membaca Disalahgunakan Pengganti Narkoba, 130 Obat Batuk Ditarik dari Peredaran