Ingat, Membentak & Memukul Hanya Melahirkan Anak Yang Bodoh

image

Cara mendidik anak dengan pukulan dan teriakan bisa menjadi salah satu penyebab anak menjadi bodoh. “Otak yang seharusnya dipakai untuk berpikir, hanya dipakai untuk mempertahankan hidup akibat pukulan dan teriakan,” kata Psikolog Ery Soekresno dalam seminar “Mendidik Anak Tanpa Pukulan dan Teriakan”.

Ery menyatakan, mendidik anak dengan cara pukulan dan teriakan memang bisa mempercepat anak untuk mengerti melakukan sesuatu tindakan, namun hal itu bukan suatu penyadaran terhadap anak, karena ada unsur keterpaksaan. Sebab, menegakkan disiplin dan aturan adalah melatih anak untuk dapat mengendalikan dorongan dari dalam dirinya sehingga tercapai tujuan yang mulia.

Menurut Erry, mendidik anak tidak sama dengan menghukum. Tujuan pendidikan adalah menjadikan anak bahagia dan produktif dengan cara memberikan hasil karya nyata. Jika mendidik dengan teriakan dan pukulan, maka yang bekerja adalah otak reftil yang ada di belakang. Anak jadi bodoh karena menggunakan otak itu untuk mempertahankan hidup.

“Anak hanya berpikir untuk mempertahankan diri, sulit berpikir yang lain. Pukulan dan teriakan sudah tidak cukup, tapi anak harus faham,” kata psikolog Kelompok Pecinta Pendidikan Bangsa (KPPB) tersebut.

Selain itu, Ery menambahkan cara mendidik anak dengan teriakan dan pukulan juga bisa mengakibatkan anak menjadi kurang percaya diri. Anak akan cenderung melakukan tindakan kriminal karena meniru perbuatan orang tuanya.

“Namun yang harus dilakukan orang tua adalah membuat aturan dan memberikan konsekuensi saat anak melanggar aturan, sesuai dengan apa yang dilanggarnya,” kata Ery pada sebuah seminar.

Silahkan berkomentar cerdas...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s