Tragedi Politik Sedang Terjadi di Kota Medan

Rendahnya partisipasi masyarakat di pilkada kota Medan, menurut analis politik merupakan sebuah tragedi politik di kota Medan. Pasalnya, masyarakat yang memilih di pilkada kota Medan hanya 40 persen.

“Yang 60 persen lagi kemana, itulah yang menjadi persoalan sekarang ini,” sebut analis politik dari Universitas Sumatera Utara (USU), Ahmad Taufan Damanik, kepada Waspada Online, malam ini, menanggapi rendahnya partisipasi masyarakat itu. Hal itu terjadi, kata Taufan, karena apatis melihat perkembangan politik di kota Medan. Sebab, tidak ada langkah yang mau menyahuti kebutuhan masyarakat.

Selain itu, katanya, dari 10 kandidat yang bertarung di pilkada Medan, semuanya tidak mampu menyakikan merubah hidup masyarakat.

“Sebab, tidak ada langkah yang dilakukan elit politik dan kandidat walikota itu yang menyahuti kepentingan masyarakat,” katanya.

Kondisi itu, menurut Taufan, akan menjadi bom waktu bagi para elit politik di kota Medan, dan menjadi bahaya legitimasi dalam berdemokrasi.

Taufan mencontohkan, kisruh yang terjadi di DPRD Kota Medan tentang penetapan pimpinan fraksi itu ditonton oleh masyarakat. Sehingga masyarakat muak melihat tingkah elit politik itu.

sumber: waspada.co.id

Silahkan berkomentar cerdas...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s