Uppsss…. GUBSU Dicegah KPK ke Luar Negeri

H. Syamsul Arifin, Gubernur Sumatera Utara

JAKARTA–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah Gubernur Sumatra Utara, Syamsul Arifin, pergi ke luar negeri. ”Yang bersangkutan dicegah ke luar negeri atas permintaan KPK tanggal 16 April 2010 lalu,” ungkap Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Imigrasi Depukham, M Husin Alaydrus, di Jakarta, Jumat (7/5).

Status cegah terhadap Gubernur Sumut ini berlaku satu tahun. Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Bibit Samad Rianto, mengaku masih akan mengumpulkan bukti-bukti yang cukup untuk melakukan penahanan pada Syamsul. Pertimbangannya, masa tahanan tersangka KPK hanya 100 hari sehingga tak diinginkan saat tersangka ditahan pembuktian belum cukup. ”KPK harus punya bukti sebelum kasusnya diajukan ke pengadilan,” jelasnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Gubernur Sumut sebagai tersangka terkait dugaan korupsi penyalahgunaan dana APBD Kabupaten Langkat 2000-2007. KPK menghitung dugaan kerugian negara sementara akibat perbuatan kasus ini mencapai Rp 31 miliar. Sementara itu, Syamsul juga diketahui telah mengembalikan uang negara tersebut ke KPK sebesar Rp 60 miliar.

Silahkan berkomentar cerdas...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s